Tampilkan postingan dengan label Info Sehat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Sehat. Tampilkan semua postingan

Jumat, 24 Februari 2017

Semoga Kamu Nggak Geli, Ya! Beginilah Perjalanan Mie Instan Saat Masuk ke Pencernaan !!

Beginilah Perjalanan Mi Instan Saat Masuk ke Pencernaan, Semoga Kamu Nggak Geli, Ya!

Mungkin kamu akan bosan saat diingatkan untuk nggak sering-sering makan mi instan. Tentu saja, makanan ini sudah menjadi candu bagi hampir semua kalangan. Entah kenapa, mi instan sulit sekali dijauhkan dari kehidupan kita semua, apalagi anak kost. Meski sudah mengetahui bahwa mi 

instan kurang baik bagi kesehatan, saat kita dihadapkan pada hidangan a la kadarnya ini, hasrat ini tak sanggup menolaknya. Betul begitu?

Sebuah eksperimen oleh Dr. Braden Kuo dari Massachusetts General Hospital, Amerika Serikat, mengungkap kondisi perut dan pencernaan setelah kita mengonsumsi mi instan dengan menggunakan kamera seukuran pil yang dimasukkan ke dalam tubuh.

1. Setelah dua jam berada dalam perut, kondisi mi instan masih utuh dan nggak hancur. Lambung nggak sanggup mencernanya

Dalam video tersebut, terlihat usus berkontraksi seperti berusaha mencerna mi instan. Namun, selama 2 jam mi yang sudah berada di dalam lambung tersebut hampir nggak berubah bentuknya.

Mi instan sama sekali nggak mengandung serat dan lebih banyak bahan kimianya, sehingga memberi banyak beban pada sistem pencernaan yang membuatnya membutuhkan waktu lebih lama untuk dihancurkan. Akibatnya, proses penyerapan nutrisi bagi tubuh pun terganggu.

2. Selama mi instan terjebak di dalam perut, senyawa beracun yang dikandungnya, Tersier Butil Hidroksi Quinolin (TBHQ) bakal terserap oleh tubuh. Nah, lho!

TBHQ merupakan ampas dari hasil pengolahan petroleum dan biasanya dicantumkan dalam kemasan makanan sebagai antioksidan. Bukan antioksidan alami yang dibutuhkan tubuh, melainkan bahan kimia sintetis dengan kandungan antioksidan. Bahan inilah yang bikin mi instan bisa awet dan tahan lama.

Satu gram saja TBHQ masuk ke dalam tubuh, akan menyebabkan mual, muntah, halusinasi, sensasi mirip tercekik hingga pingsan. Saat TBHQ ada di dalam tubuh hingga lima gram, maka akan berpotensi mematikan.

3. Cewek yang sering mengonsumsi mi instan berisiko lebih tinggi untuk mengidap sindrom metabolik yang bisa berujung pada penyakit kardiovaskular dan diabetes tipe 2

Rutin mengonsumsi mi instan akan menghalangi terserapnya nutrisi penting seperti protein, kalsium, fosfor, zat besi, potasium, vitamin A, niacin dan vitamin C. Sebungkus mi instan saja sudah mengandung 2,700 miligram sodium yang dapat menyebabkan menumpuknya lemak yang nggak sehat.

Terutama bagi cewek, akan mudah sekali mengalami obesitas, tekanan darah tinggi, gula darah, trigliserida yang tinggi, kadar kolesterol sehat HDL yang rendah, dan beberapa kelompok gejala gangguan metabolik lainnya. Jika terdapat tiga saja dari gejala-gejala tersebut yang dialami, maka risiko menderita diabetes dan penyakit jantung juga akan bertambah.

4. Satu lagi yang nggak bisa dipungkiri adalah bahaya Monosodium Glutamate (MSG) bagi otak dan saraf

Kamu pasti sudah paham bahwa terdapat kandungan MSG dalam mi instan. MSG merupakan obat penggemuk yang paling ampuh dan sering digunakan untuk kepentingan percobaan. Ih, serem, ya!

MSG yang juga merupakan excitotoxin, molekul beracun yang membuat sel-sel saraf bekerja terlalu berlebihan hingga dapat mengalami kerusakan bahkan kematian. Gangguan otak dan saraf yang bisa terjadi adalah penyakit alzheimer dan parkinson.

Setelah melihat apa yang terjadi dengan mi instan yang masuk ke dalam perut, bagaimana perasaanmu? Semoga bisa mengedukasi, ya!


Video nya :


Rabu, 22 Februari 2017

Kamu Perlu Tahu Nih ! Jangan Pernah Simpan Roti di Dalam Kulkas.. Ini Alasannya !!

Kamu Perlu Tahu Nih ! Jangan Pernah Simpan Roti di Dalam Kulkas.. Ini Alasannya !!

Roti memang enak dimakan sehingga banyak orang membeli banyak roti untuk dimakan saat sarapan ataupun camilan di malam hari.

Kebanyakan orang akan menyimpan roti yang dibeli ke dalam kulkas tapi tahugak kamu ternyata menyimpan roti di dalam kulkas itu salah lho. membungkus roti dengan plastik atau menyimpan roti dalam kulkas hanya akan membuatnya keras dan cepat basi?

Kedengarannya kontra-intuitif mengingat bagaimana kulkas diciptakan untuk membantu menjaga kesegaran makanan. Namun dalam ilmu kimia ada proses rumit yang disebut “retrogradasi dan rekristalisasi pati” (dimulai ketika roti mendingin setelah dipanaskan selama pemanggangan), pati kemudian akan berkumpul kembali kembali ke aslinya maka itu, roti bisa menjadi keras.

David Norman, seorang ahli roti dan pemilik beer garden, Easy Tiger, mengatakan, menyimpan roti yang benar justru di suhu ruangan.

“Untuk membuat roti awet, mulai untuk tidak membeli potongan roti. Karena kita tahu, di rak toko itu seringkali roti telah diiris kecil. Jika Anda ingin langsung memakannya tidak masalah, namun jika ingin membuatnya tetap enak selama beberapa hari, Anda harus memotongnya di meja,” kata Norman, seperti dilansir Huffingtonpost, Selasa (21/2/2017).

Semoga bermanfaat untuk kamu



Selasa, 21 Februari 2017

5 Alasan Keseringan Mandi Justru Bisa Jadi Bahaya !! Mangkanya Jangan Sering-Sering Mandi Kalau Mau Sehat ..

5 Alasan Keseringan Mandi Justru Bisa Jadi Bahaya !! Mangkanya Jangan Sering-Sering Mandi Kalau Mau Sehat ..

Kegiatan mandi, mungkin bisa dimasukkan dalam kategori yang sama dengan makan ataupun tidur. Ya, sebuah kegiatan yang telah menjelma rutinitas dan dirasa wajib untuk dilakukan setiap harinya. Normalnya di Indonesia, seseorang akan mandi dua kali sehari. Namun ketika berada di kota yang cuacanya panas, seseorang akan menambah frekuensi mandinya menjadi tiga bahkan empat kali untuk menghilangkan rasa gerah. Meskipun rasanya segar, tapi ternyata mandi sering-sering itu tidak baik bagi kesehatan.

1. Riset terbaru mengatakan, mandi terlalu sering bisa mengusir bakteria baik sehingga berisiko ganggu sistem kekebalan, kerja jantung, dan pencernaan

Menurut Genetic Science Centre di University of Utah, keadaan tubuh yang terlalu bersih justru akan merusak mikrobiome manusia. Mikrobiome sendiri ialah sekumpulan bakteri, virus dan makroba yang dibutuhkan tubuh kita. Istilah gampangnya, itu bakteri baik yang bermanfaat bagi kesehatan. Para peneliti juga menyebutkan kalau ekosistem bakteri tadi terganggu maka tubuh akan lebih rentan terhadap penyakit. Termasuk diantaranya mengganggu sistem kekebalan tubuh, pencernaan, dan kerja jantung. Disamping kondisi badan yang ‘terlalu bersih’, penggunaan sabun dan sampo yang berbahan kimia terlalu sering juga akan membunuh bakteri baik ini.

2. Hobi mandi dan merenung di kamar mandi lama-lama juga bukanlah kebiasaan baik. Terlalu lama bernaung di kamar mandi itu seringkali jadi tanda depresi

Penelitian mengungkapkan bahwa semakin lama dan sering seseorang mandi, maka semakin besar kemungkinan bahwa orang tersebut kesepian dan tak bahagia. Sebab didapati orang yang gemar berlama-lama menggunakan waktunya di kamar mandi ialah untuk melamun. Mereka cenderung memikirkan masalah atau sekadar membiarkan pikiran mengembara lepas. Dan penelitian yang sama juga membuktikan, terlalu banyak merenung atau melamun malah dapat mengindikasikan ketidakbahagiaan. Sementara itu, hal yang sama tidak dialami oleh mereka yang mandi dalam waktu singkat.


Senin, 13 Februari 2017

Jangan Anggap Sepele Jerawat yang Ada di Wajah Kamu !! Kenali Penyakit Lewat Letak Jerawat di Wajahmu, Bisa Jadi Ini Pertanda Masalah Kesehatan Serius

Jangan Anggap Sepele Jerawat yang Ada di Wajah Kamu !! Kenali Penyakit Lewat Letak Jerawat di Wajahmu, Bisa Jadi Ini Pertanda Masalah Kesehatan Serius !!

Tahukah kamu? Tubuh kita terhubung dengan segala macam jalur yang berbeda untuk dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Setiap organ dalam tubuh kita saling bekerja sama untuk memastikan kita selalu sehat dan bahagia. Itulah kenapa, jika ada salah satu bagian tubuh yang sakit, maka dampaknya akan muncul di bagian tubuh lainnya, dan dianggap sebagai suatu pertanda.

Sama halnya dengan jerawat. Ternyata benda kecil menyebalkan ini nggak cuma nongol seenaknya. Jerawat juga membawa sinyal bahwa bagian organ dalam tubuh kita sedang bermasalah. Nah, pemetaan posisi jerawat berdasarkan gangguan kesehatan diadaptasi dari teori pengobatan kuno di China. Tiap titik yang ada di permukaan wajah terhubung dengan organ tertentu, mirip seperti titik-titik pada akupunktur.

Berikut Hipwee Tips paparkan informasinya, seperti yang dilansir oleh Daily Mail berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh John Tsagaris, Dokter Pengobatan Tradisional China, dan pemaparan oleh Dr. Michael Shapiro, selaku ahli kulit dalam youbeauty.com. Simak baik-baik, ya!

1. Jerawat di dahi: gangguan pada sistem pencernaan karena timbunan lemak dan kurang tidur

Jerawat yang tumbuh di dahi menandakan bahwa terjadi gangguan proses pencernaan dalam tubuh karena terlalu banyak mengkonsumsi lemak. Kondisi ini juga dikarenakan kurangnya porsi tidur malam yang memungkinkan proses pencernaan jadi nggak lancar. Ketika kita tidur, sistem pencernaan bekerja sesuai fungsinya, sehingga jika kita kekurangan tidur maka akan terganggu pula proses mencerna makanan ini.

Kurangi makanan berlemak, makanan cepat saji atau olahan, perbanyak makanan bergizi, buah dan sayuran.
Minum banyak air putih secara teratur, hindari soda dan minuman berkafein. Pilih teh hijau sebagai alternatif untuk menetralisir racun dalam tubuh.
Tidur malam teratur sebelum jam 23.00 selama 7 hingga 9 jam perhari.

2. Jerawat di antara alis mata: berhubungan dengan kesehatan hati dan reaksi alergi terhadap makanan tertentu

Jerawat di posisi ini menandakan kerja hati yang terlalu berlebihan untuk mengeluarkan racun dalam tubuh. Hal ini dikarenakan terlalu banyak konsumsi minuman beralkohol, makanan berminyak dan berbahan dasar susu. Selain itu juga bisa dikarenakan alergi terhadap makanan tertentu.

  • Kurangi konsumsi makanan berminyak, susu dan alkohol. Ganti dengan banyak mengonsumsi sumber protein nabati seperti tahu, tempe, jamur, kacang almond, brokoli, dan alpukat.
  • Olahraga ringan seperti berjalan-jalan dengan teratur selama 30 menit setiap hari.
  • Jika diperlukan, konsumsi suplemen yang baik untuk hati.


3. Jerawat di sekitar mata dan di telinga: Ginjalmu mengalami gangguan karena dehidrasi

Kulit di sekitar mata terhubung dengan ginjal. Disinyalir kamu mengalami gangguan pada organ ini. Penyebabnya bisa karena dehidrasi akibat kurang minum air putih, merokok, konsumsi kopi, minuman bersoda, makanan atau minuman manis, dan konsumsi garam yang berlebih atau kurang berkualitas. Begitu pula dengan jerawat yang ada di sekitar telinga juga erat kaitannya dengan masalah ginjal.

  • Banyak minum air putih minimal 8 gelas tiap hari, lebih banyak lebih baik.
  • Kurangi minuman berkafein, minuman bersoda, makanan atau minuman manis, dan merokok.
  • Mengganti konsumsi garam meja dengan garam dapur yang diolah secara alami dari laut.


4. Jerawat di area pipi atas: sistem pernapasan yang terganggu akibat asap rokok dan polusi udara

Kebiasaan merokok maupun terpapar asap rokok bisa jadi penyebab terganggunya sistem pernapasan. Selain itu, polusi udara dan alergi yang berkaitan dengan saluran pernapasan seperti asma juga bisa jadi penyebabnya. Jerawat yang muncul di area pipi atas ini menjadi pertanda betapa paru-parumu kelelahan karena bekerja terlalu keras untuk menyaring udara.

  • Berhentilah merokok atau hindari paparan asap rokok bagi perokok pasif.
  • Hindari tempat-tempat yang berpolusi, selalu gunakan masker supaya pernapasanmu nggak terganggu.
  • Jika memiliki alergi seperti penderita asma, hindari hal-hal yang memicu terganggunya pernapasanmu seperti debu, udara dingin, makanan yang dilarang, dan lain sebagainya.
  • Perbanyak makan sayuran hijau yang baik untuk membantu membersihkan paru-paru.


5. Jerawat di area pipi bawah atau rahang: gangguan kesehatan gigi dan mulut, terutama yang melibatkan gusi

Bagian area pipi bawah atau di rahang yang sering berjerawat berhubungan dengan kesehatan gigi, terutama yang berhubungan dengan gusi. Bisa jadi ada gigi yang berlubang, infeksi, atau setelah melakukan perawatan gigi ke dokter.

  • Menyikat gigi secara teratur setiap pagi dan sebelum tidur.
  • Rajin membersihkan gigi dari noda atau plak yang menempel.
  • Menghindari makanan dan minuman manis, makanan yang dingin atau panas, atau apapun yang meninggalkan noda di gigi.


6. Jerawat di hidung: masalah kesehatan jantung dan pembuluh karena tekanan darah atau kolesterol

Kamu yang sering berjerawat di hidung, sebaiknya cek tekanan darahmu. Kemungkinan besar hal ini mengindikasikan ada masalah pada jantung karena tekanan darah atau kolestrol tinggi, kekurangan protein atau vitamin B.

  • Konsumsi makanan yang mengandung protein dan vitamin B, kurangi makanan pedas dan kurangi konsumsi daging merah dan garam.
  • Lakukan olahraga teratur, perbanyak menghirup udara segar di pagi hari
  • Perbanyak makan buah, sayuran dan makanan yang mengandung omega 3 seperti kacang, alpukat dan ikan.


7. Jerawat di sekitar mulut: terjadi perubahan hormon atau efek stres yang berkepanjangan

Lokasi ini adalah zona yang menandakan bahwa kamu mengalami stres atau sedang terjadi perubahan hormon. Penyebabnya kadang nggak bisa dihindari, apalagi pada cewek jika sedang berada pada siklus menstruasi. Selain itu, hormon tubuh di luar kendali kita.

  • Istirahat malam yang cukup.
  • Kurangi beban pikiran dengan meditasi atau relaksasi agar nggak memicu stres.
  • Minum banyak air, perbanyak makan sayur dan buah, dan diet seimbang.
  • Olahraga teratur dan jaga kesehatan kulit agar tetap bersih dan lembab.


8. Jerawat di dagu: masalah pada perut terutama organ usus karena pencernaan kurang lancar

  • Perbanyak asupan serat, dengan konsumsi buah dan sayuran atau gandum.
  • Minum banyak air putih secara teratur dan teh herbal untuk membantu memperlancar pencernaan dan membuang racun tubuh.
  • Olahraga teratur dan tidur tepat waktu.

Nah, itulah beberapa titik kemunculan jerawat yang perlu kamu perhatikan. Jika jerawat terus muncul di daerah yang sama, berarti kamu harus meningkatkan kebersihan di area kulit tersebut. Semoga bermanfaat, ya!



Jumat, 10 Februari 2017

Gara - Gara Hal Sepele Ini, Mata Wanita Ini Mengalami Hal Mengerikan.. Hati Hati Ini Bisa Terjadi Pada mu Juga !!

Gara - Gara Hal Sepele Ini, Mata Wanita Ini  Mengalami Hal Mengerikan.. Hati Hati Ini Bisa Terjadi Pada mu Juga !!


Tampil cantik adalah prioritas para wanita. Mereka rela memakai apa saja demi mempercantik penampilan mereka.

Sayangnya, tunjangan mempercantik diri ini seringkali membuat mereka lupa akan kebersihan. Hingga akhirnya hal itu berdampak buruk pada dirinya sendiri.

Seperti pengalaman mengerikan yang datang dari akun Instagram @tisusilo ini.

Melalui akun Instagramnya, wanita ini membagikan seputar cerita pengalamannya perihal menjaga kebersihan.

Dalam unggahan pada Selasa, 7 Februari 2017 itu terlihat akun @tisusilo mengunggah sebuah foto kolase yang terdiri dari empat foto.

Dua foto di atas memperlihatkan wajahnya, sedangkan dua foto lainnya melihatkan kondisi mata yang amat mengerikan.

Mata kiri si pemilik akun itu terserang bakteri ganas.

Penyebabnya hanya karena hal sepele. Dan bahkan juga sering digunakan para wanita di Tanah Air.

Untuk itu, ia pun membagikan pengalamannya ini agar para wanita tak bernasib seperti dirinya, dan jauh lebih memperhatikan kebersihan.

Berikut ini cerita pengalaman @tisusilo yang dihimpun dari TribunWow.com, Sabtu (11/2/2017).

“Dear temen temen,sekedar mengingatkan dan berbagi pengalaman.

Bagi kalian pemakai SOFTLENS hati hati,kerbersihan dan disiplin itu WAJIB.

Aku pemakai softlen, mgk krn ak kurang peka,kurang menjaga higienitas jd berdampak seperti ini.

Mata kiri aku terserang bakteri ganas,yg sampai saat ini msih dalam tahap penyembuhan.

Awalnya sakit mata perih,merah dan bengkak,besoknya timbul putih ditengah pupil (dan ak gbs liat sampai detik ini)

IGD RSM Cicendo blg ini sudah parah,sampe ad yg blg mata ak hrs di oprasi dan diambil.

Ini sudah hari ke 17, selama ini ak diberi terapi resep 4 tetes mata yg setiap jam nya harus ditetes..alhamdulillah sudah sdkit membaik.

Tapi Dokter sdh memvonis mata kiri aku tdk akn normal.

Ini jadi pembelajaran untuk hidup aku, karena kecerobohan memakai softlens sampai berujung tidak berfungsinya mata kiri.

Sepele memang karna softlens,tp buat tmn2 yg pke softlens aku mnt tolong disiplin, higienis nya di jaga kalau bs ga usah pake softlen.

Aku ga ngelarang tp dri kejadian ini bs jd pembelajaran.

Karena aku skg sudah jadi Contoh buruk pemakai softlens..

Sayangi mata kalian

Berbagi itu indah #pedulimata #savebolamata #thumblr #bloggerlife #unwell”

Postingan ini pun langsung dibanjiri komentar dari netizen. Banyak netizen mendoakan agar @tisusilo cepat sembuh.

“Cepat sembuhhh @tisusilo” kata @infojimbaran

“Aku tipe mata yg sgt sensitif jd ga pernah kesentuh sm pemakaian softlens. Smoga cpt smbuh mbak” kata @nurmalia981.

“Nii baca yaa,sayangi mata kalian bukan nya mau nakut2in nii,cuman mau ngasih info aja” kata @naaasp.

Nah Ladies, mulai sekarang kalian harus lebih menjaga kebersihan ketika menggunakan softlens ya. Tapi alangkah baiknya kalian tidak memakai sama sekali softlens.

Perlu diketahui, wanita itu lebih cantik bila tampil natural dan apa adanya.

Semoga artikel ini bermanfaat.


Selasa, 07 Februari 2017

Siapa yang lagi kena Bintittan Niiih ?? Ini Lho Ternyata Penyebabnya dan Cara JITU Untuk Menghilangkan nya !!

Siapa yang lagi kena Bintittan Niiih ?? Ini Lho Ternyata Penyebabnya dan Cara JITU Untuk Menghilangkan nya !!

Mata adalah salah satu panca indera yang berfungsi amat vital dalam kegiatan sehari-hari. Itu sebabnya, sedikit saja ada gangguan pada sepasang mata, kita akan merasa amat terganggu.

Terutama jika mata sering terpapar debu dan partikel kotoran lainnya baik saat berada didalam maupun di luar ruangan.

Nah, bintitan pun menjadi salah satu gangguan mata yang sering dialami semua orang. Bukan hanya bikin tak percaya diri atau malu, bintitan juga bisa meradang sehingga mata terasa nyeri dan tak nyaman baik saat melihat, berkedip maupun terpejam.

Penyakit mata yang timbul di lipatan kelopak mata dan dekat bulu mata ini biasanya diawali dengan benjolan kecil yang membuat mata sedikit sulit melihat.

Lama-kelamaan bintitan pun bisa membesar sehingga mengganggu penglihatan secara utuh. Tapi, apa penyebabnya?

Penyebab bintitan biasanya berasal dari bakteri stafilokokus. Sebenarnya bakteri ini hidup di kulit manusia tanpa menyebabkan penyakit. Namun, jika terkontaminasi dengan tangan yang kotor bisa menyebabkan radang.

Radang pada kelopak mata atau blefaritis ini kemudian memicu terjadinya bintitan. Dalam jangka panjang, bintitan yang tidak sembuh bisa diakibatkan komplikasi adri infeksi bakteri dan penyakit kulit rosaseae.

Meski bintitan pada dasarnya tak berbahaya, tapi jika berlangsung lebih dari 2 minggu, bintitan bisa menimbulkan demam dan semakin mengganggu penglihatan. Kondisi ini ditandai dengan bintit yang kemerahan, bengkak yang menjalar ke bagian mata yang lain, dan yang lebih parah jika bintitan sampai mengeluarkan darah.

Pengobatan bintitan sebenarnya tak sulit karena bisa sembuh dengan sendirinya dalam kisaran 7 hingga 20 hari. Yang harus diingat, jangan sekali-kali memecahkan bintitan secara paksa untuk mengeluarkan cairan didalamnya.

Lebih baik jaga kebersihan mata dari debu dan hindari pemakaian kosmetik juga lensa kontak untuk sementara. Kemudian, kompres mata dengan air hangat sebanyak 3 sampai 6 kali sehari untuk mengurangi rasa nyeri dan mempercepat kesembuhan.

Sebagai pencegahan timbulnya bintitan, biasakan selalu menjaga kebersihan wajah dan area sekitar mata dari sisa makeup, debu, dan juga hindari memegang mata dengan tangan. Sebab tangan yang belum tentu bersih bisa mengontaminasi mata dengan kuman tak terlihat.



Hati - Hati Bund, Jangan Sentuh Ujungnya Obat Tetes Mata saat Mata Merah !! Bisa Berakibat Fatal !!

Hati - Hati Bund, Jangan Sentuh Ujungnya Obat Tetes Mata saat Mata Merah !! Bisa Berakibat Fatal !!

Dalam keseharian, baik dewasa maupun anak-anak pernah mengalami mata merah. Penyebabnya bisa dari debu, virus hingga bakteri.

Tak hanya itu, terkadang, penyebab mata memerah pada anak juga bisa disebabkan karena adanya bawaan alergi pada anak tersebut. Mulai disebabkan oleh tungau debu, serbuk sari, bulu hewan, polusi udara dan lain-lain.

Sakit mata pada anak juga bisa menular. Namun, mata merah yang disebabkan oleh virus akan mudah sembuh tanpa harus menjalani pengobatan. Sementara yang diakibatkan oleh bakteri bisa dilihat dari ciri keluarnya cairan kuning yang keluar dari mata, sehingga membuat kelopak mata menjadi rapat dan bengkak.

Dalam pengobatannya, obat tetes mata sering dipilih menjadi solusi utama ketika mata mengalami gangguan seperti mata teriritasi dan kelelahan. Selain digunakan untuk orang dewasa, obat tetes mata juga bisa digunakan oleh anak dengan kandungan yang lebih ringan.

Chloramphenicol biasanya diberikan dalam bentuk cair maupun salep. Jika tak cocok biasanya dokter akan memberi obat asam fusidat. Terutama untuk anak, obat ini lebih banyak dipilih karena pemberiannya tidak terlalu sering.

Demikian juga untuk kalangan lanjut usia dan ibu hamil. Chloramphenicol dan asam fusidat kemungkinan memiliki efek samping, yaitu berupa rasa menyengat atau perih ringan pada mata selama beberapa saat.

Yang perlu ditekankan, kedua jenis obat sakit mata golongan antibiotik ini harus diperoleh melalui resep dokter. Termasuk cara pakai dan dosis yang dianjurkan.

Sementara itu, keluhan mata yang disebabkan oleh alergi, harus diketahui pemicunya untuk bisa dilakukan langkah pengobatan. Jika anak merasa tidak nyaman dengan mata merah akibat alergi, periksakan ke dokter dan minta obat tetes mata untuk mengobati kondisi tersebut.

Namun, bila ada reaksi alergi lain, tanyakan kemungkinan dokter memberikan obat antihistamin ataupun obat alergi tambahan lainnya.

Di luar penyebab alergi tadi, perhatikan pula cara memberikan obat tetes mata yang benar pada anak:

1. Cuci tangan Anda dengan sabun dan air.

2. Periksa bagian ujung tetes mata untuk memastikan bahwa ia tidak terkelupas atau retak.

3. Hindari menyentuh ujung penetes pada mata Anda atau apapun (obat tetes mata harus tetap bersih).

4. Sambil menengadahkan kepala anak ke atas, tarik lapisan bawah mata Anda hingga membentuk kantong.

5. Pegang tetes mata dengan menghadap ke bawah, dan posisikan tetes mata sedekat mungkin dengan mata tanpa menyentuhnya.

6. Pencet tetes mata secara perlahan, sehingga cairan jatuh ke dalam kantong lapisan bawah mata.

7. Tutup mata selama 2-3 menit dengan menundukkan kepala. Cobalah untuk tidak berkedip dan jangan biarkan anak meremas kelopak mata.

8. Letakkan jari pada pembuluh air mata dan lakukan tekanan lembut.

9. Lap kelebihan cairan di wajah anak dengan menggunakan tisu.

10. Pasang kembali dan kencangkan tutup pada botol obat tetes mata. Jangan menyeka atau membilas ujung pipet.

11. Terakhir cuci tangan kembali.